Bukan Sekadar Membangun Mimpi Masa Depan

Nama               : Ijud
NIM                : 071211733044
Email               : ijudm@yahoo.com
Prodi               : Antropologi
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Airlangga

Bukan Sekadar Membangun Mimpi Masa Depan

Assalamu’alaikum wr.wb
Hidup Mahasiswa! (Hidup)
Saya mengikuti seminar mawapres school yang diselenggarakan ski fib unair mendapat sebuah tugas membuat tentang diri pribadi, tidak terlalu muluk-muluk dan tidak terlalu puitis juga dalam penyampaiannya. Pertama memang semua orang pasti mempunyai sesuatu hal yang tidak dipunyai oleh orang lain, dalam hal ini saya akan mencoba untuk menguraikan apa yang saya punya dan yang saya banggakan dalam diri saya untuk menjadi seorang yang tidak hanya bermimpi tetapi bangun dari mimpi itu dan mewujudkannya. Saya bercerita sedikit tentang diri pribadi, pertama-tama saya akan mengenalkan nama dulu, nama saya Ijud yang lahir di kota Cianjur, Jawa Barat dan besar juga di Jawa Barat, pengalaman pendidikan saya, SD di SDN Mekarwangi lulus tahun 2005 kemudian melanjutkan ke SMP di SMPN 3 Warungkondang dan setelah itu melanjutkan ke tingkat SMA/sederajat di SMKN 1Cilaku Cianjur dan setelah itu berhenti dulu satu tahun, setelah itulah saya melanjutkan studi ke perguruan tinggi tepatnya di Universitas Airlangga.
            Sebuah perjalanan akan menemukan sebuah tujuan dan sebuah perjalanan mustahil tanpa cobaan dan ujian, contohnya seperti apa yang saya alami, tidak mudah untuk menjadi seorang mahasiswa yang seperti saya sandang ini. Banyak sekali lika-liku yang saya lewati mulai dari lulus SD ketika mau beranjak ke SMP saya bingung dengan kenyataan bahwa saya sekolah di SMPN 3 Warungkondang padahal ingin saya sekolah di madrasah tsanawiyah, bukan hal yang penting dibahas juga karena ketika itu saya mengidam-idamkan untuk sekolah di madrasah tsanawiyah tetapi karena keputusan orang tua yang mengharuskan saya untuk sekolah di smp umum tidak bisa ditolak, bagaimana pun juga keputusan orang tua pasti ada alasannya, alasannya yaitu karena sekolah yang saya inginkan itu jauh sekali jaraknya jadi untuk dapat ke sekolah harus mengeluarkan ongkos, sungguh sepele untuk sebagian orang tetapi untuk diri pribadi berat juga ketika kemauan tidak diikuti dengan fakta. Setelah tiga tahun di smp, saya melanjutkan ke SMKN 1 Cilaku Cianjur, sekolahnya cukup jauh dari rumah jaraknya sekitar 20 KM soalnya rumah saya sangat di desa dan sekolah saya berada di kota.  Ketika awal mau masuk ke smk, banyak sekali cobaan yang diberikan oleh Allah swt, oleh orang tua, saya tidak diizinkan untuk melanjutkan ke SMA/sederajat karena hal biaya, memang mengobrol masalah biaya tidak hanya saya tetapi mungkin teman-teman juga ada yang mengalami bagaimana seorang anak yang kurang mampu yang mempunyai mimpi tinggi ingin melanjutkan sekolah yang lebih tinggi lagi, ketika itu saya masih ingat, saya sangat dilarang untuk melanjutkan sekolah Karena faktor pertama masalah biaya dan keduanya orang tua saya menginginkan saya menjadi seorang pemuka agama, akhirnya  keinginan orang tua dan keinginan saya bertentangan dan pada akhirnya saya mengikuti kemauan orang tua masuk pesantren, tetapi dalam hati saya tidak ingin putus sekolah sampai tingkat smp saja, memang tingginya pendidikan tidak menjamin akan keberhasilan seseorang tetapi minimalnya dengan sekolah seseorang bisa membuka peluang untuk menjadi berhasil. Saat itu saya hamper sebulan didunia pesantren, sedangkan hati saya terus bergejolak untuk melanjutkan sekolah, awalnya orang tua saya tetap bersikukuh dengan keputusannya tetapi semakin lama ketika melihat anaknya yang benar-benar ingin mewujudkan cita-cita mulianya orang tua pun dengan penuh syarat mengizinkan saya untuk melanjutkan sekolah.
            Setelah diperbolehkan saya untuk melanjutkan sekolah bukan berarti perjuangan saya berakhir, disinilah perjuangan awal dimulai, saya boleh melanjutkan sekolah hanya orang tua tidak bisa membiayai akhirnya saya berfikir kembali untuk melanjutkan langkah ini. Dengan keyakinan diri pribadi saya meyakinkan bahwa saya bisa bersekolah tanpa bantuan penuh orang tua dan saya berdo’a kepada Allah swt dan pada akhirnya Alhamdulillah ada orang yang mau membiayai pendidikan saya yaitu kakak saya sendiri. Sebetulnya pengalaman ini kurang penting juga untuk disampaikan hanya saja ini adalah pelepas isi hati saja. Dari peristiwa itu saya berfikir dan niat dalam diri bahwa saya harus sekolah dengan baik dan bisa membanggakan orang tua yang penuh harapan yang tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena kakak saya hanya membantu dalam pembayaran SPP saja, berarti untuk biaya transportasi tetap orang tua yang tanggung, dari itu terbentuklah pikiran-pikiran yang memaksa untuk kreatif bagaimana bisa mengurangi beban orang tua, akhirnya setiap hari saya mencoba aktif di sekolah, awalnya hanya sebuah pertanyaan kosong mengapa tidak punya biaya dan sudah tidak mampu tapi tetap aktif di sekolah bukannya mencari solusi dengan bekerja? Pertanyaan itu dijawab dengan singkat saja bahwa untuk melakukan suatu solusi tidak harus dengan pekerjaan yang orang tau bahwa pekerjaan itu berkaitan dengan otot saja, saya waktu itu aktif di sekolah mendapat sebuah keuntungan baik secara materi dan pengalaman soft skill juga, saya menjadi wakil ketua Majelis Perwakilan Kelas dan Alhamdulillah menjadi juara satu dikelas dengan pencapaian itu saya dapat beasiswa dari sekolah dan sekaligus juga aktif disekolah mempunyai keuntungan juga. Setelah saya aktif didunia smk, tidak terasa setelah tiga tahun sekolah Alhamdulillah saya lulus dari smk dan ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri, tetapi lagi-lagi masalah biaya yang menghambat saya untuk melanjutkan studi ke PTN. Dan ketika itu saya berhenti dulu satu tahun dan di tahun 2012 barulah saya masuk ke PTN dan Alhamdulillah diterima.
            Hanya sebuah kata pengantar saja, kenapa menceritakan hal tersebut agar semua orang tahu bahwa suatu yang dicapai itu perlu pengorbanan dan pengorbanan itu pasti dihadang banyaknya tantangan. Masih ingat pada prinsip saya bahwa hidup itu satu kali, kalau tidak bertindak berarti mati. Didalam hidup yang fana ini saya mempunyai cita-cita yaitu menjadi konsultan publik dan Relawan Indonesia, hal yang melatarbelakangi cita-cita tersebut karena saya ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa dalam setiap perubahan yang dialami perlu adanya kesiapan untuk menghadapi hal itu, maka dari itu saya ingin menjadi sesosok orang yang mewakafkan diri untuk kepentingan umum. Saya suka ketika banyak orang berkonsultasi terhadap masalahnya, dari itu saya suka juga bersosialisasi dengan banyak orang karena bagi saya semakin kita kenal banyak orang dan semakin kita memahami orang itu dengan segala keadaannya maka kita akan mudah berempati terhadap orang itu.  Sudah menjadi cita-cita dari kecil untuk menjadi seorang konsultan dan ketika itu menjadi relawan juga dalam bidang sosial, orang yang mempunyai visi yang jelas pastilah mempunyai misi yang jelas juga, maka misi saya untuk mencapai cita-cita itu dimulai dari saat ini ketika sedang duduk dibangku kuliah. Satu bulan satu tahun bahkan sepuluh sampai ratusan tahun kedepan mempunyai misi dan visi.

Visi hidup saya:
No.
Jangka Waktu  Ke depan
Visi
1.
Tahun 2013
1.      Mawapres
2.      Departemen Infokom SKI Fisip
3.      Ketua Tema UA
2.
Tahun 2014
1.      Juara 1 PKM
2.      Ketua SKI Fisip
3.      Juara 1 Puisi
3.
Tahun 2015
1.      Ketua SKI Fisip
2.      Juara 1 PIMNAS
3.      Departemen Humas UKMKI UA
4.
Tahun 2016
1.      Ketua UKMKI UA
2.      Wisudawan cumlaude
3.      Mendapat beasiswa luar negeri ke University of Sorbbone
5.
Tahun 2017
1.      Studi S2 di Prancis
2.      Motivator
3.      Relawan Indonesia
6.
Tahun 2018
1.      Wisudawan cumlaude
2.      Menguasai kebudayaan Prancis
7.
Tahun 2019
1.      Relawan Indonesia
2.      Mendirikan yayasan buat anak yang kurang mampu
3.      Rencana menjadi konsultan publik di Kementrian Sosial


Hidup tanpa rencana atau planning bagaikan berlayar tanpas kompas, tidak tahu kemana arah kita, yang pasti hanyalah kehidupan kita akan terombang- ambing, memliki tujuan dan mimpi itu penting dan ada yang sangat penting lagi daripada itu, yaitu bangun dari mimpi itu dan mewujudkannya. Tidak panjang lebar apa yang dipaparkan hanya saja ketika tulisan ini dibaca bisa memberikan manfaat yang berarti bagi teman-teman sekalian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

I'm coming